Komik dan MangaEntertainment

Mengenal 7 Istilah Penting untuk Penggemar Baru Solo Leveling

Aulia Putri Anggraini
×

Mengenal 7 Istilah Penting untuk Penggemar Baru Solo Leveling

Share this article
Solo Leveling

Banyuwangi, Jasa.sch.id – Dunia manhwa (komik Korea) dan webtoon (komik digital) dipenuhi dengan genre cerita yang menarik dan unik. Salah satu manhwa yang belakangan ini popularitasnya meroket adalah Solo Leveling.

Manhwa karya ChuGong ini bercerita tentang perjalanan seorang pemburu bernama Sung Jin-Woo yang berusaha menjadi pemburu terkuat setelah melalui kebangkitan kedua yang memberinya kekuatan misterius.

Bagi penggemar baru yang terjun ke dunia Solo Leveling, mungkin akan sedikit kebingungan dengan istilah-istilah khusus yang digunakan dalam cerita.

Istilah tersebut berkaitan dengan sistem pemburuan monster, organisasi, dan kekuatan yang ada di dunianya.

Artikel ini akan membahas 7 istilah penting yang perlu diketahui oleh penggemar baru Solo Leveling untuk memahami jalan cerita dengan lebih baik.

Mengenal Sistem Pemburuan Monster

Solo Leveling

Solo Leveling berlatar belakang dunia di mana gerbang misterius yang disebut Dungeon bermunculan.

Dungeon ini merupakan portal menuju dimensi lain yang dipenuhi monster mengerikan.

Untuk menghadapi ancaman monster, muncul profesi baru: Hunter (Pemburu). Para Hunter ini bertugas untuk menjelajahi Dungeon, membasmi monster, dan melindungi manusia.

Hunter dan Rank Hunter

Para Hunter memiliki peringkat (Rank) yang menunjukkan kekuatan dan pengalaman mereka. Sistem Rank Hunter dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu:

Hunter Rank E: Merupakan peringkat terendah yang diberikan kepada pemburu pemula. Biasanya, Hunter Rank E hanya berani menjelajahi Dungeon rendah dengan tingkat bahaya minimal.

Hunter Rank D, C, dan B: Merupakan peringkat menengah bagi para pemburu berpengalaman. Mereka bisa menjelajahi Dungeon dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi dan mendapatkan reward yang lebih besar.

Hunter Rank A: Merupakan peringkat yang didambakan banyak pemburu. Hunter Rank A dianggap sebagai pemburu elit yang memiliki kemampuan luar biasa.

Hunter Rank S: Merupakan peringkat tertinggi yang diberikan kepada segelintir pemburu terkuat di dunia. Hunter Rank S memiliki peran penting dalam melindungi umat manusia dari ancaman monster level tinggi.

Selain Rank Hunter, ada juga istilah Awakening (Kebangkitan). Awakening adalah fenomena di mana manusia biasa tiba-tiba mendapatkan kekuatan supranatural.

Biasanya, para Hunter mengalami Awakening yang membuat mereka memiliki kemampuan bertarung di atas rata-rata manusia biasa.

Tokoh utama Solo Leveling, Sung Jin-Woo, mengalami Awakening yang tidak biasa dan menjadikannya pemburu terkuat.

Organisasi Pemburu dan Monster

Solo Leveling

Para Hunter tidak selalu bekerja sendirian. Mereka bisa bergabung dengan organisasi bernama Guild (Gilda).

Guild berfungsi sebagai wadah para pemburu untuk saling berlatih, berbagi informasi, dan menerima misi bersama.

Beberapa Guild terkenal di Solo Leveling di antaranya adalah Asosiasi Hunter, Ahjin, White Tiger, Hunters, Fiend, Fame, dan Knights Guild.

Masing-masing Guild memiliki spesialisasi dan keahlian tersendiri dalam berburu monster.

Misalnya, Guild Knights of the Blood berfokus pada pemburuan monster bertipe vampir, sedangkan Guild Hunters terkenal dengan kemampuan mereka dalam strategi penyerbuan berskala besar.

Selain Guild, ada pihak lain yang terkait dengan para pemburu, yaitu:

Gate (Gerbang) dan Dungeon

Gate (Gerbang) adalah sebutan lain untuk pintu masuk ke Dungeon. Biasanya, Gate muncul secara tiba-tiba di berbagai lokasi dan menjadi awal mula munculnya para monster.

Gate bisa berukuran kecil menyerupai portal atau sebesar gedung pencakar langit, tergantung pada level dan kekuatan Dungeon.

Dungeon sendiri adalah ruang bawah tanah atau dimensi lain yang menjadi habitat para monster. Ada berbagai macam Dungeon dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda.

Semakin dalam level Dungeon, semakin kuat dan berbahaya pula monster yang menghuninya. Monster dibagi ke dalam beberapa tingkatan berdasarkan kekuatan mereka, seperti:

Normal: Monster level rendah yang biasanya menjadi sasaran para Hunter pemula.

Elite: Monster dengan kekuatan di atas rata-rata yang membutuhkan kerja sama tim untuk dikalahkan.

Boss: Monster terkuat yang biasanya ada di inti atau level terdalam sebuah Dungeon. Mengalahkan Boss biasanya memberikan reward yang paling besar.

Para Hunter biasanya membentuk tim untuk melakukan penyerbuan ke Dungeon. Penyerbuan ini disebut dengan Raid (Penggerebekan).

Tujuan Raid adalah untuk membasmi para monster, mengumpulkan material langka yang bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan, dan mendapatkan reward berupa uang, equipment, atau skill baru.

Semakin tinggi level Dungeon, semakin sulit pula Raid yang harus dihadapi.

Kekuatan dan Istilah Lain

Solo Leveling tidak hanya berfokus pada pertarungan fisik, tetapi juga pada kekuatan supranatural yang dimiliki para Hunter. Beberapa istilah yang berkaitan dengan kekuatan tersebut adalah:

1. Skill (Keahlian)

Skill (Keahlian) adalah kemampuan khusus yang dimiliki para Hunter. Skill bisa didapatkan melalui berbagai cara, seperti Awakening, pelatihan, atau dengan mengkonsumsi magic crystal yang berasal dari monster.

Setiap Skill memiliki efek dan kegunaan yang berbeda-beda. Misalnya, Skill “Fireball” bisa digunakan untuk menyerang musuh dengan bola api, sedangkan Skill “Heal” bisa digunakan untuk menyembuhkan luka.

Para Hunter juga bisa meningkatkan kekuatan Skill mereka dengan cara berlatih dan menggunakannya secara terus-menerer.

Semakin sering digunakan, Skill akan semakin kuat dan efektif. Selain itu, beberapa Skill bisa dikombinasikan untuk menghasilkan serangan yang lebih dahsyat.

2. Magic (Sihir)

Magic (Sihir) adalah elemen penting lain dalam dunia Solo Leveling. Sihir biasanya digunakan oleh para Hunter Rank tinggi dan bisa menghasilkan berbagai macam efek, seperti serangan energi, perisai pelindung, dan teleportasi.

Sumber kekuatan sihir bisa berasal dari bawaan lahir, pelatihan khusus, atau artefak magis.

Dalam cerita Solo Leveling, sihir dibagi menjadi beberapa elemen, seperti api, es, angin, dan petir.

Setiap elemen memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri. Misalnya, sihir elemen api memiliki daya serang yang tinggi, sedangkan sihir elemen es bisa digunakan untuk membekukan musuh.

3. Gate Burst (Ledakan Gerbang)

Gate Burst (Ledakan Gerbang) adalah fenomena yang terjadi ketika energi sihir dari Dungeon bocor ke dunia nyata melalui Gate.

Gate Burst bisa menyebabkan munculnya monster dalam jumlah besar dan meningkatkan kekuatan para monster di sekitarnya.

Gate Burst merupakan ancaman serius bagi para Hunter dan warga sipil.

Biasanya, Asosiasi Hunter atau Guild besar akan mengerahkan pasukan mereka untuk menghadapi ancaman Gate Burst dan melindungi para penduduk.

Dunia yang Kaya dan Unik

Solo Leveling tidak hanya menyuguhkan cerita aksi yang mendebarkan, tetapi juga membangun sebuah dunia yang kaya dan unik dengan sistem pemburuan monster, organisasi, dan kekuatan yang menarik untuk dijelajahi.

Dengan memahami istilah-istilah yang telah dibahas di atas, para pembaca baru Solo Leveling akan dapat mengikuti jalan cerita dengan lebih mudah dan semakin menikmati petualangan Sung Jin-Woo dalam perjalanannya menjadi pemburu terkuat.

Kesimpulan

Dunia Solo Leveling menawarkan pengalaman membaca yang seru dan menegangkan. Bagi penggemar manhwa bergenre aksi dan fantasi, Solo Leveling wajib untuk dibaca.

Dengan pemahaman terhadap istilah-istilah penting yang dibahas dalam artikel ini, Anda bisa semakin mendalami cerita Solo Leveling dan mengikuti perjalanan Sang Raja Ketik (Shadow Monarch) Sung Jin-Woo.